Minggu, 12 Maret 2017

Teknologi Komputer


௯SHAMOON, MALWERE PENGHAPUS DATA BIDIK INFRASTRUKTUR DEKSTOP VIRTUAL௬

→Malwere yang diketahui bernama Shamoon atau Disttrack ini merupakan bagian dari keluarga program destruktif yang dikenal sebagai penghapus disk. Peranti yang sama juga pernah digunakan pada 2014 lalu untuk menyerang Sony Pictures Entertainment di AS dan pada 2013 menyerang beberapa Bank dan organisasi broadcasting di Korea Selatan.
            Shamoon pertama kali terpantau selama 2012 lalu ketika ada serangan siber yang menyerang Saudi Aramco. Malwere ini menyebar ke komputer lain pada jaringan lokal menggunakan kredensial yang dicuri dan mengaktifkan fungsionalitas penghapusan disk pada tanggan yang telah dikonfigurasikan.
Pada November tahun lalu, peneliti keamanan dari Syamantec melaporkan temuan versi anyar dari Shamoon yang telah digunakan pada gelombang baru serangan terhadap sasaran- sasaran di Arab Saudi. Versi ini dikonfigurasikan untukmulai menimpa data hard disk pada Kamis 17 November pukul 20.45 waktu setempat di Arab Saudi, tak lama setelah sebagian besar pekerja di negara tersebut memulai waktu akhir pekan mereka.
Sementara itu, para peneliti dari Palo Alto Networks yang menemukan lagi varian Shamoon yang berbeda yang dilihat oleh Symantec dan mungkin digunakan terhadap target di Saudi Arabia. Melalui posting blog-nya, peneliti Palo Alto menyebut jika versi ketiga ini memiliki tanggal untuk mematikan hari untuk menghapus data-data 29 November dan berisi akun kredensial hardcoded spesifik untuk organisasi yang ditargetkan.
Beberapa dari akun kredensial itu adalah akun domain Windows. Namun beberapa username default dan password menyasar Huawei FusionCloud, solusi infrastruktur dekstop virtual (VDI). Produk VDI seperti Huawei FusionCloud memungkinkan perusahaan menjalankan instalasi dekstop yang tervirtualisasi di dalam pusat data. Pengguna kemudian mengakses PC virtual dari thin client, membuat manajemen workstation di berbagai cabang dan kantor menjadi jauh lebih mudah.
Rupanya penyerang di balik kampanye Shanmoon (versi) terakhir ini menyadari bahwa organisasi yang ditargetkan menggunakan produk Huawei VDI, dan menyadari bahwa tidak akan cukup dengan hanya menghapus PC Virtual menggunakan domain kredensial Windows yang tercuri.
Fakta bahwa para penyererang Shanmoon memiliki username dan password dapat menunjukkan bahwa mereka dimaksudkan untuk memperoleh akses ke teknologi di organisasi yang ditargetkan untuk meningkatkan dampak dari serangan merusak mereka,” kata para peneliti Palo Alto Networks. “Jika benar, ini merupakan pengembangan besar dan organisasi harus mempertimbangkan menambahkan pengamanan tambahan dalam melindungi kredensial terkait dengan penyebaran VDI mereka,” imbuh peneliti tersebut.
Sejauh ini, teknik tersebut hanya ditemukan dalam serangan siber yang ditargetkan dengan tujuan utamanya adalah kerusakan data yang bisa dengan mudah diadopsi oleh pencipta ransomware di masa depan.←
⇯⇯⇯⇯⇯⇯⇯⇯⇯⇯⇯⇯⇯⇯⇯⇯⇯⇯⇯⇯⇯⇯⇯⇯⇯⇯⇯⇯⇯⇯⇯⇯⇯⇯⇯⇯⇯⇯⇯⇯⇯⇯⇯⇯⇯⇯⇯⇯⇯⇯⇯⇯⇯⇯⇯
⧫⧫⧫⧫⧫⧫⧫⧫⧫⧫⧫⧫⧫⧫⧫⧫⧫⧫⧫⧫⧫⧫⧫⧫⧫⧫⧫⧫⧫⧫⧫⧫⧫⧫⧫⧫⧫


TOKO ONLINE MELIBAS TOKO TRADISONAL↹

⇸Dalam delapan bulan mendatang, Amazon akan membuka lowongan kerja bagi seratus ribu warga Amerika Serikat, termasuk karyawan di gudang terbaru milik Amazon di Baltimore, Maryland, Amerika Serikat (AS). Alokasi karyawan baru ini akan memperkuat posisi Amzon sebagai pedagang daring terbesar saat ini dan dianggap membantu masalah sosial di Baltimore. Namun demikian, ada sisi lain yang tersembunyi di balik “kabar gembira” itu.
Sekitar 24 km dari tengah kota Baltimore, mal tertua dan terbesar di Baltimore, Owings Mills Mall tampak tinggal reruntuhan saja. Sebelum tutup total, mal yang berdiri sejak 1983 itu memiliki 155 toko di dalamnya. Mal itu jelas bukan mall sembarangan, karena memiliki luas sekitar seratus ribu meter persegi dengan penyewa dengan nama besar seperti Macy’s dan J. C. Penney.
Ekonom Joseph Schumpeter sebagaimana dikutip dari NYCTimes, menyebut dua peristiwa kontras itu sebagai “creative destruction”, ketika terjadi proses pergantian sistem ekonomi lama menjadi baru dan berbeda. Jadi, walaupun seratus ribu lowongan kerja dari Amazon tampak menggembirakan, pada dasarnya terjadi pengurangan jumlah karyawan di beberapa mal dan pusat perbelanjaan di seluruh Amerika.
Dalam jangka panjang, hal ini sebenarnya bukan masalah, mengingat produktivitas adalah aspek penting dalam pertumbuhan ekonomi. Telebih, Amazon memaparkan bahwa diantara seratus ribu lowongan pekerjaan itu terdapat beberapa programmer dan pengembang peranti lunak yang digaji sangat besar, disamping pekerja lain yang diupah per jam. Namun demikian, dalam persepsi orang di tengah transisi itu, justru dianggap indikasi “badai ekonomi”.
“Jelas ada manfaat yang sangat dirasakan oleh konsumen Amazon. Tetapi jumlah orang yang akan dipekerjakan itu tidak sebanding dengan yang tidak didapatkannya, selepas berhenti dari pekerjaan sebelumnya,” kata Prof. Lawrence Katz (ekonom Univeritas Harvard) yang banyak meneliti tentang relasi ekonomi dan perubahan teknologi.
Hingga awal tahun ini, sektor retail tradisional makn banyak dikalahkan oleh toko daring dengan produk yang serupa. Juru bicara toko fesyen, Mcy, beberapa waktu lalu mengatakan toko daring akan menghilangkan sepuluh ribu pekerjaan. Bahkan Limited yang bergerak di sektor serupa mengumumkan lebih dari empat ribu karyawannya.
Membesarnya Amazon juga tidak serta-merta meningkatkan serapan tenaga kerja. Amazon sendiri sudah dan akan terus menerapkan sistem otomatisasi, salah satunya adalah sistem robot mekanik dalam proses kerja di gudang-gudang mereka. Walaupun tidak menggantikan sepenuhnya pekerjaan manusia, yang jelas beberapa elemen pekerjaan manusia memang sudah lama digantikan oleh mesin- mesin.
Kelak dimasa depan, otomatisasi akan semkain mendominasi, ketika teknologi kecerdasan buatan kian menyamai kecerdasan manusia, termasuk misalnya proses distribusi barang yang tak akan lagi memerlukan supir truk. Pasalnya, truk mampu berjalan sendiri secara otomatis. Dan Amazon telah merintis itu, setidaknya dengan bantuan drone.⇤
⬳⬳⬳⬳⬳⬳⬳⬳⬳⬳⬳⬳⬳⬳⬳⬳⬳⬳⬳⬳⬳⬳⬳⬳⬳
⧪⧪⧪⧪⧪⧪⧪⧪⧪⧪⧪⧪⧪⧪⧪⧪⧪⧪⧪⧪⧪⧪⧪⧪⧪⧪⧪⧪⧪⧪⧪⧪⧪⧪⧪⧪⧪⧪⧪⧪⧪⧪⧪⧪⧪

My Profile Blog


➳MY PROFILE BLOG⤟
Hai semua, nama saya adalah Angeline Sugiehita, saya biasa dipanggil Angel/ Angeline. Saya lahir di Jakarta pada tanggal 22 Maret 2002. Tahun 2017 ini saya berumur 15 tahun. Saya mempunyai 2 saudara kandung, laki-laki dan perempuan.
Kakak laki-laki saya berumur 27 tahun dan kakak perempuan saya berumur 25 tahun. Orang tua saya berasal dari Jakarta dan Tanjung Pinang, Kepulauan Riau. Saya bersekolah di TK Kristen Yusuf dan SD- SMP di Sekolah Bunda Hati Kudus. Tahun ini saya kelas 3 SMP / kelas 9.
Saya memiliki 6 orang sahabat. Mereka adalah Adella, Felicia, Dewi, Ariesta, Christie, dan Audrey. Dulu, saya belum kenal mereka. Tetapi seiring berjalannya waktu saya mulai dekat dan sering bergaul bersama mereka.
Mereka adalah orang yang sangat baik yang selalu menemani hari-hari saya. Saya senang karena memiliki teman seperti mereka. Tidak seperti kelas 1 SD, saya selalu dijauhi teman karena saya merupakan “murid baru”. Saat itu, saya menjadi orang pendiam dan penakut, tetapi keluarga saya selalu mendukung saya untuk terus maju.
Saat kelas 3 SD, saya pun mulai berubah. Saya memiliki lebih banyak teman dibanding dulu. Saya memiliki cita-cita menjadi seorang dokter semenjak saya kecil. Saya ingin sekali menjadi dokter anak.
Akan tetapi, saya takut karena bnyak orang beranggapan bahwa menjadi dokter itu susah, harus pintar, dan lainnya. Tapi saya yakin kalau saya rajin belajar, berdoa, dan pantang menyerah. Saya akan mencapai cita-cita itu. Saya tidak boleh menyerah dan harus selalu berusaha.

Tujuan saya membuat blog ini adalah saya akan membagikan kepada kalian semua tentang cerita hidup saya. Semoga cerita hidup saya dapat bermanfaat dan menginspirasi kalian semua. Terima Kasih.



❤↭↭❤